Gejala Penyakit Tifus

Gejala Penyakit Tifus – Penyakit tifus adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja baik itu anak-anak bahkan orang dewasa. Meskipun sakit tifus umumnya terjadi pada anak-anak namun tidak menutup kemungkinan jika penyakit tifus juga dapat menyerang orang dewasa, jadi sebaiknya anda juga harus mewaspadai penyakit ini. Karena penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan penyakit tifus merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia.

Penyakit Tifus

Gejala Penyakit Tifus

Penyakit Tifus

Penyakit tifus dapat menyerang siapapun, karena penyakit tifus dapat terjadi biasanya di akibatkan dari kurangnya pemahaman mengenai gejala penyakit tifus dan tanda-tanda munculnya penyakit tersebut, bahkan saya dering mendengar tentang beberepa gejala penyakit tifus yang sering disamakan dengan gejala penyakit demam berdarah sehingga dokter juga dahur meneliti serta mengawasi pasien sampai beberepa hari untuk dapat memastikan bahwa penyakit tersebur adalah penyakit tifus atau penyakit demam berdarah.

Agar kita tidak terserang penyakit ini, sebaiknya lebih memperhatikan kebersihan makanan dan lingkungan sekitar kita. Karena penyebab utama dari timbulnya penyakit tifus adalah makanan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri penyebab tifus. Untuk lebih mengetahui cara penularan penyakit tifus ini, simak penjelasannya berikut ini.

Cara Penularan Penyakit Tifus

Berikut ini ada beberapa cara penularan penyakit tifus yang dapat menyebabkan anda juga dapat terserang penyakit akut ini, seperti :

  1. Cara penularan penyakit tifus melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Salmonella. Pada penderita penyakit tifus, terdapat bakteri salmonella typhi pada aliran darah dan ususnya kemudian setelah itu akan dikeluarkan melalui kotoran.
  2. Seseorang yang terkena penyakit tifus ini dapat menularkan penyakit tersebut apabila si penderita menyajikan makanan atau juga dengan memegang barang-barang yang biasanya digunakan oleh si penderita untuk makan tanpa mencuci tangannya hingga bersih terlebih dahulu.
  3. Penularan penyakit tifus juga bisa disebabkan dari air yang diminum atau air yang dipakai untuk membersihkan peralatan makannya seperti dengan piring, gelas atau sebagainya dan bisa saja setelah mencuci sayur dan buah-buahan yang sudah tercemar oleh bakteri tersebut.

Cara Perawatan Untuk Penyakit Tifus

Penyakit tifus dapat anda diatasi dengan pemberian antibiotika, seperti kloramfenikol, ampicillin, ciploxacin, dan trimethoprim sulfamethoxazole yang biasanya digunakan untuk merawat demam tifoid di sebagain besar negara-negara. Namun cara penanganan yang tepat untuk mengatasi penyakit ini untuk segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih tepat dan  bertujuan untuk mengurangi terjadinya kondisi klinis yang lebih parah lagi.

Gejala Penyakit Tifus

Demam atau Badan Panas

Gejala penyakit tifus yang paling umum terjadi pada penyakit ini adalah penderita mengalami demam atau badan panas  dalam waktu beberapa hari. Dan biasanya suhu tubuh penderita akan mencapai 40 derajat celcius, yang disertai dengan penderita mengalami sakit kepala, badan lemah dan lemas. Jadi tidak heran jika penyakit ini digolongkan pada jenis penyakit akut.

Sakit Perut, Mual dan Muntah

Umumnya mereka yang sedang menderita penyakit ini akan mengalami sakit perut di bagian perut sebelah kiri yang merupakan letak dari usus 12 jari yang sedang mengalami infeksi. Dan biasanya sering disamakan dengan gejala sakit maag, namun pada penyakit maag akan terasa sakit dibagian perut atas atau tempatnya ulu hati.

Denyut Nadi Melambat

Biasanya pada kasus orang yang sedang panas badannya maka denyut jantungnya akan meningkat sekitar sebesar 10% setiap kali ada kenaikan suhu tubuh sebesar 1 derajat celcius, namun  hal tersebut tidak berlaku pada penyakit tifus ini. Karena umumnya pada penderita sakit tifus ini denyut jantungnya akan melambat. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh adanya  racun atau toksin yang berasal dari kuman tifus yang pada akhirnya menyebabkan timbulnya reaksi tersebut.

Lidah Berwarna Putih

Gejala tifus selanjutnya yang mudah untuk kita sadari adalah pada lidah bagian tengah si penderita berwarna putih namun pada bagian pinggir lidah orang tersebut berwarna merah. Dan apaila lidah orang tersebut di julurkan keluar maka akan terjadi tremor atau lidahnay gemetar.

Perubahan Pola BAB

Nah gejala penyakit tifus yang terakhir si penderita akan mengalami perubahan pola BAB seperti secara bergantian mengalami diare atau bahkan dapat mengalami hal sebaliknya seperti susah BAB atau tidak bisa buang air besar. Sehingga hal tersebut akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut dan bahkan menyebabkan tubuh terasa lemas jika mengalami diare.

Berikut adalah gejala penyakit tifus yang umum di alami oleh mereka yang terserang penyakit ini, jadi sebaiknya anda mengenali gejala-gejala tersebut agar segera dapat diatasi dan tidak menyebabkan hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan orang tersebut yang dapat menyebabkan kematian.

Posted in Penyakit Tifus | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Dan Gejala Penyakit Tifus

Apakah yang dimaksud dengan penyakit tifus? Tifus merupakan salah satu penyakit yang terjadi karena adanya peradangan pada usus. Penyakit ini biasanya dengan mudah menular. Penyakit tifus disebabkan karema bakteri Salmonella. Gejala dan tanda penyakit tifus adalah diawali dengan demam yang tinggi. Dan jika setelah satu minggu atau lebih, biasanya akan muncul panas dingin, kemudian disertai dengan sakit kepala atau pusing dan sakit pada otot-otot dada.

Jika demam sudah berlangsung, kemudian akan muncul ruam atau bercak yang khas yang sangat khas pada tubuh, kemudian di bagian lengan dan juga lengan, namun tidak akan muncul pada wajah. Ruam ini biasanya membentuk atau sama seperti luka memar yang kecil, namun banyak. Tanda dan gejala penyakit tifus dengan panas yang sudah berlangsung selama kurang lebihnya 2 minggu atau juga lebih. Dan biasanya demam tifus yang terjadi pada anak sifatnya adalah demam ringan, sedangkan yang terjadi pada orang dewasa lebih kepada sifat demam yang berat. Bentuk dari epidemi demam tifus ini sangat berbahaya.

Tanda dan gejala penyakit tifus dengan demam yang disebarkan akibat kutu anjing, biasanya akan nampak luka yang besar dan rasanya sakit pada bagian gigitan kutu, serta kelenjar getah bening yang ada didekatnya akan bengkak dan sakit. Cara mengatasi demam tifus ini adalah konsultasilah ke dokter. Biasanya dokter akan mellakukan pemeriksaan khusus dan akan memberikan obat untuk orang dewasa tetracycline untuk orang dewasa sebanyak 2 kkapsul @250 mg, 4 kali sehari selama kurang lebih 4-10 hari.

Cara mengobati tanda dan gejala penyakit tifus dengan menggunakan bahan alami adalah :
Bahan : 10 gram sambiloto yang sudah dikeringkan, 20 gram kunyit yang sudah diiris-iris dan juga 30 gram temulawak,
Cara membuat : cucilah bahan-bahan semua diatas hingga bersih, kemudian direbus dengan air sebanyak 800 ml dan sisakan setengahnya. Kemudian jika sudah dingin, saring dan setelah itu ditambahkan dengan madu secukupnya saja. Cara pemakaian adalah diminum 2-3 kali sehari.

 

Posted in Penyakit Tifus | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Proses Penularan Penyakit Tifus

Penyakit tifus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhii. Kuman ini dapat hidup lama di air yang kotor, makanan  tercemar, dan alas tidur yang kotor.

Lingkungan yang tidak bersih, yang terkontaminasi dengan Salmonella typhii merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit ini. Kebiasaan tidak sehat seperti jajan sembarangan, tidak mencuci tangan menjadi penyebab terbanyak penyakit ni.

Gejala Tifus

Gejala klinis pada anak-anak biasanya lebih ringan daripada orang dewasa. Masa tunas rata-rata 10-20 hari. Tetapi bisa hanya 4 hari, jika terinfeksinya melalui kuman yang ada di makanan. Selama masa inkubasi akan ditemukan gejala-gejala yang mungkin mirip dengan penyakit lain, seperti tidak enak badan, lesu, nyeri kepala, pusing dan dak bersemangat.

Penyakit tifus yang tidak tertangani dengan baik, atau diketahui dalam keadaan sudah parah dapat menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya, baik di usus maupun di organ selain usus. Misalnya terjadi pendarahan di usus, atau bahkan usus bisa berlubang. Sementara pada organ di luar usus dapat menimbulkan komplikasi pada sistem peredaran darah, gangguan paru, ginjal, hati dan juga sistem kesadaran.

Proses Penularan

Penularan bakteri Salmonella thypii dapat melalui makanan, jari tangan atau kuku, muntah, lalat, dan feses. Kuman tersebut dapat ditularkan melalui perantara lalat, dimana lalat akan hinggap dimakanan yang akan dikonsumsi oleh orang yang sehat. Apabila orang tersebut kurang memperhatikan kebersihan dirinya seperti mencuci tangan dan makanan yang tercemar kuman Salmonella thypii masuk ke tubuh orang yang sehat melalui mulut. Kemudian kuman masuk ke dalam lambung, sebagian kuman akan dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian lagi masuk ke usus halus bagian distal dan mencapai jaringan limpoid. Di dalam jaringan limpoid ini kuman berkembang biak, lalu masuk ke aliran darah dan mencapai sel-sel retikuloendotelial. Sel-sel retikuloendotelial ini kemudian melepaskan kuman ke dalam sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia, kuman selanjutnya masuk limpa, usus halus dan kandung empedu.


Semula disangka demam dan gejala toksemia pada typhoid disebabkan oleh endotoksemia. Tetapi berdasarkan penelitian eksperimental disimpulkan bahwa endotoksemia bukan merupakan penyebab utama demam pada typhoid. Endotoksemia berperan pada patogenesis typhoid, karena membantu proses inflamasi lokal pada usus halus. Demam disebabkan karena salmonella thypi dan endotoksinnya merangsang sintetis dan pelepasan zat pirogen oleh leukosit pada jaringan yang meradang.

Posted in Penyakit Tifus | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Tifus

Demam tifoid atau tifus abdominalis merupakan penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai saluran cerna dengan gejala demam lebih dari 7 hari, gangguan pada saluran pencernaan dan gangguan kesadaran.

Penyebab penyakit tifus adalah Salmonella typhii.

Gejala Tifus

Berikut adalah gejala khas pada penyakit tifus, yaitu :

1. Sakit Perut, Mual dan Muntah

Orang yang menderita tifus biasanya akan mengalami sakit perut di sebelah kiri, di mana terdapat usus 12 jari yang mengalami infeksi. Sedangkan maag, rasa sakit terasa di perut bagian atas atau ulu hati.

2. Perubahan Pola BAB

Pada penderita tifus akan disertai dengan perubahan pola BAB (buang air besar), misalnya bergantian bisa mengalami diare saja atau justru menjadi tidak bisa buang air besar.

3. Demam atau Badan Panas

Penyakit tifus biasanya disertai dengan demam atau badan panas selama beberapa hari. Suhu tubuh bisa menjadi sangat tinggi hingga 40 derajat celsius, disertai dengan sakit kepala, lemas dan lemah.

4. Denyut Nadi Melambat

Umumnya kalau orang panas maka denyut jantungnya akan meningkat sebesar 10 persen setiap kali terjadi kenaikan suhu tubuh sebesar 1 derajat celsius, tapi tidak halnya bagi demam tifus. Pada orang yang kena tifus denyut nadinya justru melambat. Hal ini karena ada adanya toksin (racun) dari kuman tifus yang menyebabkan reaksi tersebut.

5. Lidah Berwarna Putih

Pada orang tifus lidah bagian tengah akan berwarna putih dan pinggir-pinggirnya berwarna merah, serta jika ia menjulurkan lidahnya akan terjadi tremor (lidahnya gemetar).

Posted in Penyakit Tifus | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tifus

Tifus merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pencernaan, disebabkan oleh kuman Salmonella typhii yang masuk melalui makanan atau minuman yang tercemar kuman ini. Kuman bisa masuk melalui alat masak, bahan makanan, atau tangan pengelola masakan.

Penyebab Tifus

Penyebab Tifus adalah bakteri yang dikenal dengan nama Salmonella Thypi (S. Thypi) yang menyebabkan penyakit akut berhubungan dengan demam dan gejala-gejala lainnya yang menyertai. Selain itu penyebab penyakit tifus juga dapat disebabkan oleh Salmonella paratyphi, bakteri terkait yang biasanya menyebabkan penyakit yang kurang parah. Bakteri S. Thypi berada dalam air atau makanan oleh operator manusia dan kemudian menyebar ke orang lain di daerah tersebut.

Gejala dan Tanda-Tanda Tifus

– Demam yang semakin meningkat
– Kepala sakit dan pusing
– Tdak enak badan
– Lesu
– Tidak nafsu makan
– Diare
– Sembelit
– Mual
– Muntah
– Nyeri perut
– Kembung

Pada komplikasi karena tifus, perut dapat mengalami perforasi atau sobeknya dinding usus halus, penyebaran infeksi ke ronga pertu atau peyebaran kuman ke paru-paru.

Posted in Penyakit Tifus | Tagged , , , , , , | Leave a comment